berapa berapa berapa

TERIMA KASIH

selamat datang....
komentarnya di isi ya....
join juga, biar makin seru...

Wednesday, February 4, 2015

Candamu

seiring lama nya waktu berjalan dengan terus menerus tanpa henti. dapatkah ku lihat candamu setiap saat sampai akhir hayat. waktu yang sepi seolah merasuki jiwa dan raga ini menjadi kesedihan ataupun kebahagiaan. seiring belas kasih dan sayang yang membuat rangkaian kata yang tak kunjung tersemai dalam kegelapan asa. mungkinkah aku dan kamu selalu bersama sampai akhir hayat tiba. terlalu jauh untuk membicarakan pernikahan. sekiranya masih banyak mimpi kita yang belum terealisasikan. mari bimbing mimpi mimpi kita. namun pelajari maksud dan tujuannya. seiring berjalannnya waktu, kumiliki cadamu yang masih sepotong itu. setidaknya ku harus bersabar dalam hal perasaan yang mengulang terus menerus termakan oleh yang bernama rindu dan jarak. candamu dari kejauhan sudah cukup menenangkan dan melegakan. banyak hal yang harus kita selesaikan. menanti jawaban tidaklah biasa. seolah mengejar cita yang kadang bahagiamu tak kunjung berkabung dalam asa. canda yang tak ada dalam setiap di mana  pun. ku rindu saat saat yang melekat erat dalam hati. pasrah dan kemilaunya bulan dari kejauhan. tak bisa sedikit rasa yang mengaji ku satu hal. candamu. ku rindu. karna telah merasuki jiwa dan otaku. candamu yang seringnya membuat ku bangkit dari kegalauan. ya hanya candamu sayang....

Sibuk

begitu banyak yang harus segera di selesaikan adalah salah satu alasan mengapa seserorang di haruskan makan makanan bergizi dan berprotein. melakuakn hal yang seharusnya dilakukan adalah hal yang sepantasnya di kejar namun di jauhi. haha terpaksa menjauh dengan sejuta alasan tak urung dalam hati. menjalankan harapan yang tak sesuai dengan angan. berkecimpung dengan harap atau lain lain yang membuat perut menjadi mual. hiaks.... keluarkan saja, agar kesibukan mu keluar bersama sisa sisa makanan yang telah di konsumsi. melegakan jika kesibukan segera menghilang dari angan. malam berganti siang dan siang menjadikanhujan yang seolah memiliki pertanda yang baik. adakah satu rasa yang tak di rasakan sama oleh hal yang sesederhana itu? yang sering kau sebut dengan kesibukan. berharap banyak banyak agar semuanya menghilang dari angan dan penjajahan otak yang tak ada hentinya. setidaknya dapat membuat belajar antara sibuk dan menyibukan diri setidaknya itu perlu dilakukan agar semuanya baik baik saja. ya semoga saja...

Laras Saty

Cinta

rasa yang setiap manusia punya. bukan hanya rasaku dan rasamu. setiap manusia memiliki rasa ini. rasa yang seringnya membuat logika dan perasaan bermain dengan hebatnya. cinta adalah kata dasar dari segala hal yang menyatukan dua hati. satu hati ku dan satu lagi adalah hati mu. mencintai dan di cintai adalah dua hal yang berbeda. sedih sudan menjadikan rayuan kilauan malaikan bersembunyi di balik awan mendung. gemuruh ombak yang begitu dasyatnya pun sampai tak terdengar. rapuh dan sedan rasa yang menjadikan kepulan malaikat menghantui sang penikmatnya. seloah waktu berhenti sesaat bagi penikmatnya. seperti kita. ada kamu dan aku. bukan mereka. rahasia ilahi yang satu ini sepetutnya di syukuri oleh khalayak banyak. sedih marah susah senang dan menanyakan banyak hal yang awan pun tak sanggup mengutarakannya. sedari dulu rasa ini yang membuat orang tergila gila. benci jadi rindu. dan rindu menjadi candu. begitulah yang sering kita sapa dengan C I N T A!

Laras Saty

Hujan

beda gerimis beda pula hujan. tetesan yang sama sama air itu pun menjelma menjadi kasih yang berbeda makna dan peran. sama sama air yang jatuh dari langit. jatuh dan tidak untuk kembali lagi. kejadian itu terjadi berulang ulang dan terus menerus. selalu seperti itu. hujan yang selalu mengingatkan akan satu moment penting yang membuat semangat ini menjadi redup redam. aaaah namanya juga hidup. tak ada yang perlu di salahkan dan harus marah menyalahkan sesuatu hal. berangkat dari ketidak tahuan. dan harapan panjang pulang membawa sesuatu yang mengharukan. bukan hanya nama namun moral yang semakin meningkat. bahagia secukupnya dan sedih pun sekucupnya. tidak lah Tuhan membeci yang  berlebihan. cukup sesederhana itu saja. sekiranya mampu meluluhkan lebatnya hujan yang kian menjadi sehingga menimbulkan ribuan liter air di bumi.

Kontainer, Karawang, 4 Februari 2015
Laras Saty

Rusak

menjadikan dingin ini seolah panas adalah sebuah kebohongan kecil yang merasuki otak ini. terlebih adanya sumbatan air yang terus terisi dengan sejuta kekecewaan yang mendelik tajam. dan kemudian bertanya, sedang apa gerangan? hari hari ini seolah akan segera berlalu dengan menjadikan angan yang penuh haru. sedih rasanya ku tak melihat. bosan dengan penat, kalau kata rangga. halah apa pun sudah  terjadi. nasi pun sudah menjadi bubur. lantas bisa apa? apa yang bisa kita lakukan dengan permainan kosong ini. terlebih sedihnya setiap malam membuat riang nya siang, begitu pun sebaliknya. mempesonakan keadaan adalah hal yang paling sederhana ringan dan menjadikan aba aba seolah pertanda yang tak baik. menjauh pergi untuk melarikan perasaan rasanya pun sulit dilakuan. mencoba teriak dalam dalam dan kita bisa apa. merubah kawanan malam menjadi siang seolah pemaksaan. menjalani kehidupan dengan segala kepenatan. adalah hal yang menjadikan haru baru senantiasa meledak-ledak. hanya dengan tangan tangan mungil ini dapat melampiaskan perasaan. naun kemana lagi harus kucari kerusakan itu. adakah jalan yang sepantasnya untuk melarikan di lantas pergi dan tak untuk kembali?

Ilusi

kudapatkan engkau dengan sejuta matahari yang sering nya membuat hati ini berdesir tidak seperti biasanya. malam yang menunjukan awalan kehidupan adalah dengan mudahnya membuahkan hasil yang tak sama dengan apa yang aku kerjakan. tak ada pembelaan dalam hati. namun otak ini terus berteriak seakan mau pecah. bahkan tak seorang pun bisa menghentikan teriakan itu. terkadang ada hal yang mencapai dengan segala keindahan yang selalu meronta menjadikan aku sebagai anak anak kecil yang tak tahu diri dama bersikap. melihatnya pun aku sudah ingin muntah. majas hiperbola sedang ku lontarkan. ya memang begitulah keadaannya sesungguhnya. malam berganti siang dan siang berganti malam. dua keadaan yang keberadaannya senantiasa seperti itu. melebihi hina nya hati yang bergejolak ingin segera pergi dari angan. namun apa, tak ada yang bisa merasuki hati kacau ini. tak ada yang bisa membuat segalanya menjadi benar atau setidaknya benar benar terjadi. kacau! semua tampak kacau. 

kontener, Karawang, 4 Febuari 2015
Laras Saty

Tuesday, January 27, 2015

Pelajaran di bulan Januari 2015

Pelajaran di bulan Januari ini adalah :

1. seberapa kuat kamu bertahan di balik kegagalan
untuk menyemangati diri dari rasa itu saya belajar banyak mengenai arti kerendahan hati.
yang lama, belum tentu membuahkan hasil.
 
2. Down itu salah satu dari sebuah proses
kenapa kita harus terjatuh, agar kita bisa belajar berdiri.
dari berdiri, kita juga harus belajar untuk berlari!

3. Inna ma'al usri yusro

Hujan itu berkah Laras!
Jangan takut sama hujan di pagi hari..

***

Gw cuman takut ketika hujan datang di pagi hari, 
ada yang pergi dan tak untuk kembali.
#daddy

Friday, January 16, 2015

Random

rindu...
yaudah gitu aja...

***

sakit...
yaudah gitu aja...

Beda Hasil dan Usaha



Antara usaha dan hasil itu berbeda jalur.
Usaha itU kewajiban kita.

Kalo hasil itu kemurahan Allah.



3 kalimat di atas mengakhiri percakapan singkat semalam.

Setelah saya cut dengan melanjutan membaca novel The Alchemist – Paulo Coelho.



Kerendahan hati Tuhan memang menjadi penentu apapun yang kita inginkan.

Jangankan kesenangan, kesedihan pun mudah saja Tuhan Berikan ke kita.