berapa berapa berapa

TERIMA KASIH

selamat datang....
komentarnya di isi ya....
join juga, biar makin seru...

Sunday, November 11, 2012

soal UTS sistematika hewan 2012



1.             Sebutkan ciri morfologi tubuh coelenterata yang penting untuk identifikasi
·      Tubuh radial simetris (dapat berbentuk silindris, globular, maupun sphirekal).
·      Bersifat ploblatis, karena tubuh tersusun atas 2 lapisan (epidermis maupun gastrodermis yang dilengkapi dengan sel-sel jelatang).
·      Tubuh hanya dilengkapi dengan mulut tetapi tanpa anus dan di sekitar mulut dilengkapi dengan tentakel-tentakel yang berfungsi sebagai alat panangkap mangsa, alat penggerak, dan alat pertahanan.
·      Saluran pencernaaan makanan yang tidak sempurna yaitu sistem gastrovaskular
·      Belum memiliki alat pernafasan, peredaran, dan pengeluaran hasil ekskresi yang khusus.
·      Tubuh yang radial simetris itu tidak bersegmen-segmen dan juga tidak berkepala.
·      Reproduksi biasanya dengan pergantian generasi (metagenesis) dengan tunas (aseksual pada polip), dan reproduksi seksual oleh gamet yang dihasilkan medusa yang dapat bersifat monoseus atau dioseus. Beberapa dengan gonad sederhana tanpa saluran kelamin
2.             Jelaskan dan gambarkan skematik siklus hidup Aurelia aurita dan Obelia sp.
Aurelia aurita
Termasuk klas scyphozoa yang menunjukan gejala metagenesis atau pergiliran keturunan antara fase polip dan fase medusa. Dalam penampilan fase medusa atau ubur-ubur yang menonjol, sedangkan fase polipnya tidak, karena di samping bentuknya memang kecil juga jarang sekali kita temukan.
Pada masa hidupnya, bentuk tubuh medusa lebih dominan dibandingkan dengan bentuk polip. Bentuk polip hanya dijumpai pada waktu larva. Hewan ini memiliki alat kelamin yang terpisah pada individu jantan dan betina. Pembuahan ovum oleh sperma secara internal di dalam tubuh individu betina. Hasil pembuahan adalah zigot yang akan berkembang menjadi larva bersilia disebut planula. Planula akan berenang dan menempel pada tempat yang sesuai. Setelah menempel. Silia dilepaskan dan planula tumbuh menjadi polip muda disebut scifistoma, kemudian membentuk tunas-tunas lateral sehingga tampak seperti tumpukan piring atau strobilasi. Kuncup dewasa paling atas akan melepaskan diri menjadi medusa disebut efira. Selanjutnya efira berkembang menjadi medusa dewasa.
http://abangfadli.co.cc/wp-content/uploads/2011/05/siklusaureliaaurita.jpg
Siklus hidup Aurelia aurita

Obelia sp.
Hidupnya mengalami metagenesis, yaitu pergiliran keturunan antara fase hydroid atau polip, dengan fase medusoid atau kwall. Fase hydroid atau hidup secara berkoloni atau terikat pada suatu objek (menetap pada suatu tempat), sedangkan fase medusoidnya hidup bebas berpindah tempat karena dapat berenang-renang ke mana-mana dan sifat hidupnya adalah soliter. Obelia menunjukan gejala polimorfisme, yaitu antara fase hidroidnya dengan fase medusoidnya sangat berbeda sekali baik struktur maupun morfologi tubuhnya.
Fase polip adalah bentuk kehidupan Coelentarata yang menempel pada tempat hidupnya (hidup melekat pada suatu subtrat pada bagian basal dan bagian distalnya bebas). Tubuh berbentuk silindris, bagian proximal melekat dan bagian distal mempunyai mulut yang dikelilingi tentakel. Polip yang membentuk koloni memiliki beberapa macam bentuk (polimorfisme). Misalnya yang berbeda fungsinya yakni ada polip untuk pembiakan yang menghasilkan medusa (gonozoid) dan polip untuk makan yakni gastrozoid. Fase medusa adalah bentuk ubur-ubur seperti payung/parasut atau seperti lonceng yang dapat berenang bebas, terapung dalam air. Reproduksinya dapat dilakukan secara aseksual dengan membentuk tunas pada polip dan seksual dan penyatuan spermatozoa dan sel telur pada bagian medusa.

http://blog.uad.ac.id/ditades/files/2011/12/obelia.jpg
Siklus hidup Obelia Sp.

3.             Sebutkan ciri morfologi tubuh protozoa dan porifera yang penting untuk identifikasi
Prorozoa
o   Kecil (berukuran 0,0002 mm sampai 0,0003mm) biasanya terdiri atas satu sel, beberapa membentuk koloni, asimetris, ada juga yang simetri bulat.
o   Ada juga yang memilki bentuk tertentu, mialnya bulat, oval, memanjang atau bentuk lain, pada beberapa jenis tidak tentu.
o   Memiliki nucleus satu atau lebih tersusun atas bagian struktur organel tidak memilki organ atau jaringan.
o   Beberapa memilki cangkok atau “rumah”. Banyak diantaranya membuat kista atau spora untuk melindungi diri terhadap keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan.
o   Pengambilan makanan ada beberapa cara yaitu :
1.      holozoik       : mengambil bahan dari organism lain ( bakteri, jamur, algae)
2.      saprophitik   : hidup dengan menghancurkan benda-benda yang ada disekitarnya
3.      saprozoik     : mengambil bahan bahan dari hewan yang telah mati
4.      autotrof        : menghasilkan makanan dengan jalan mengadakan fotosintesis.
o    Berkembang biak dengan cara pembelahan biner atau ganda atau membuat tunas. Cara kembang demikian disebut cara berkembang biak aseksual. Beberapa berkembang biak dengan peleburan dua gamet atau konjugasi
Porifera
§  Tubuh memiliki banyak pori, yang merupakan awal dari sistem kanal (saluran air) yang menghubungkan daerah eksternal dengan daerah internal.
§  Tubuh tidak dilengkapi dengan apendiks dan bagian yang dapat digerakkan
§  Belum memilkisistem saluran pencernaan makanan. Sistem pencernaannya berlangsung secara intraseluler.

4.             Jelaskan dan gambarkan skematik tipe kanal pada porifera
a. Ascon : Tipe ascon merupakan tipe porifera yang mempunyai sistem saluran air sederhana. Air masuk melalui pori yang pendek, lurus ke spongiocoel (rongga tubuh) lalu keluar melalui oskulum.
                     Contoh: leucoslenia.
b. Sycon : Tipe sycon merupakan porifera yang mempunyai dua tipe saluran air, tetapi hanya radialnya mempunyai koanosit. Air masuk melalui pori ke saluran radial yang berdinding koanosit ’spongocoel’ kluar melalui oskulum.
                     Contoh: Scypha
c. Leucon : Tipe leucon merupakan porifera dengan tipe saluran air yang paling kompleks. Porifera ini mempunyai lapisan masoglea yang tebal dengan sistem saluran air bercabang-cabang. Koanosit dibatasi oleh suatu rongga yang bersilia berbentuk bulat. Air masuk melalui pori-pori saluran radial yang bercabang-cabang keluar melalui oskulum.
                   Contoh: Spongida
http://arissetyowati.files.wordpress.com/2012/10/gbr3ok.jpg?w=400&h=267
Tipe kanal pada porifera



5.             Jelaskan dan gambarkan skematik choanosit pada porifera
Sel-sel yang melapisi rongga paragaster disebut sel-sel leher atau choanocyt. Sel ini pada ujungnya mempunyai flagellium. Pangkal flagelium ini dikelilingi oleh suatu bangunan seperti leher baju yang disebut “collare”. Didalam sitoplasma dari sel-sel chonosit tersebut terdapat vakuola. Sel-sel tersebut disebut porosity, satu porosity dikelilingi oleh beberapa miosit. Diantara epithelium dermal dan lapisan choanosit-choanosit terdapat selapis benda gelatin atau terdapat amubosit dan skleroblas.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggo6XE8qVz-djRVreY5z2odDVKHPwTXJMOOw-fwcyp2Nr2XeTjZjyKvBNNdKrryWNqJ6MOSBoRQNFInivJAGrl1AebmnRKhKivmEJ70IG04_CaJ2ErNWeepJScx6RswRehHA1Na7Vu7x5p/s1600/porifera+2.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3MzKwXASYyGgp4iLR0nsvFvgK2R2SfioNnk7xJQwbIeN34b694wMDgCCY9Nci2Weg7uoETc2GuyNei14H86KohmLZTI9TCM72wAXSBDyK8D0lRX4oJ0NvDzZxiXdIJVSGDdqBUojzRzUX/s1600/porifera+3.jpg

No comments:

Post a Comment

bagaimana menurut kamu?